Hukum MLM Haram?

Hukum MLM haram?

Terima kasih pada ahli HPA yang bertanyakan soalan tentang MLM HPA dari kacamata Islam.

Terdahulu saya dengan rendah hati menyatakan isu ini merupakan isu yang perlu diperbincangkan diperingkat para ulamak yang mempunyai autoriti dalam bidang muamalah Islam.Ini mengelakan dari belakunya kesalahan-kesalahan dalam mengeluarkan fatwa.(mengharamkan yang halal)

Disudut pengurusan HPA ,kita amat berhati hati dengan hukum halal dan haram dalam peniagaan kerana itulah matlamat penubuhan HPA iaitu untuk mendapat keuntungan dunia akhirat.Diperingkat Awal keujudan mlm HPA pada tahun 1997 lagi ,kaedah pembahagian bonus dalam HPA telah diperbincangkan oleh jawatankuasa syariah yang telah dibentuk .Mereka terdiri daripada ulamak haraki yang mempunyai keluasan ilmu berhubung dengan sistem ekonomi Islam.Disini saya tulis dengan perkataan ulamak haraki kerana bagi saya ulamak-ulamak haraki memutuskan hukum bukan atas dasar kepentingan atau kedudukan jawatan mereka.Kedua,mereka mendapat pendedahan yang luas dengan perkembangan dunia hari ini kerana kesempitan ilmu menyebabkan fatwa menjadi sempit dan jumud.

Apabila HPA ke Indonesia sekali lagi mlm HPA dibawa ke majlis ulamak dibawah PKS(jamaah islam) dibawah pengendalian DR Salim yang kini menjadi duta Indonesia di Saudi Arabia.MlM HPA diberi status MLMS(Multi lavel marketing syariah)dan kami berpegang dengan pandangan ulamak-ulamak haraki ini sampai hari ini

Adapun kenyataan ust Zaharudin merupakan kenyataan umum bagi MLM yang sedia ada dinegara kita dan lebih cenderong memperkatakan tentang skim piramad.Namun bagitu teguranya yang ikhlas sepatutnya diambil secara positif bagi membersihkan peniagaan MLM yang dipandang negatif oleh sebahagian masyarakat kita.

Petikan kata-kata jawatankuasa syariah pada tahun 1997
“Kita tidak boleh mengharamkan sesuatu yang tidak jelas selagi peniagaan itu tidak memberikan kemudaratan pada orang lain”

Salah satu hujah yang dibangkitkan ialah keuntungan pada generasi kedua,ketiga dan seterusnya ,dikatakan mengambil untung atas angin.Ini keyataan yang berbentuk pengiraan metamatik dan tidak berdasarkan realiti peniagaan sebenarnya kerana jika anda menjadi pemimpin kepada generasi anda,anda perlu memperuntukan keewangan yang cukup bagi menjadikan downline anda aktif.Ini menolak pandangan sebahagian orang yang menyatakan bahawa wang bonus itu hasil kerja orang lain dan itu sama sekali tidak benar’

Jelaslah muamalah dalam HPA walaupun anda berada sbg upline sekiranya anda tidak berkerja pasti anda tidak akan dapat bonusnya dan ini diperluaskan dengan satu peraturan baru bagi ahli-ahli yang tidak aktif selama 6 bulan boleh memohon untuk mendaftar semula dibawah jaringan yang lain.

Berbeza dengan sistem piramid yang mengaut keuntungan daripada generasi dibawah dan orang diatas akan sentiasa diatas (bonusnya)kerana Dalam HPA down line boleh mendapat bonus melebihi dari up line mengikut usaha yang di lakukan dalam bisnis ini.

Inilah yang kita sebutkan konsep KEADILAN dalam plan pemasaran HPA dan inilah yang membezakan MLMS dan MLM biasa.

Teruskan perjuangan bersama HPA untuk merealisasikan impian kita menjadi pengeluar produk halal untuk ummah yang semakin terhimpit.Jangan sampai terjadi situasi ulamak sibuk memperkatakan persoalan halal dan haram daging katak sedangkan gejala murtad menjadi-jadi.Kini kita memiliki 180 produk halal dipasaran dan kita akan pastikan setiap makanan yang masuk kemulut ummah dari sumber yang halal dan bukan yang dihasilkan dari bikinin yahudi terlaknat.

DuniaHerbaHPA.com: Diharap artikel ini akan menjawab segala pertanyaan dan merungkai segala kemusykilan anda tentang perniagaan Multi Level Marketing (MLM) ini. Yang pastinya perniagaan MLM Syariah yang HPA jalankan ternyata menepati perundangan Syariah muamalat Islam. Tiada kesangsian lagi… Bantulah HPA walaupun hanya dengan secawan kopi :D . Artikel ini dipetik dari blog http://jawiherbshop.blogspot.com/ .

4 thoughts on “Hukum MLM Haram?”

  1. Saya pernah menyertai MLM dengan niat untuk tidak menyusahkan kedua ibubapa saya menanggung kos pengajian saya. Saya pernah menyertai 2 jenis perniagaan MLM dan hasilnya tidak lah begitu memberangsangkan. Tetapi pada pendapat saya MLM bukannya penipu dan saya tidak nampak di mana haramnya perniagaan ini. Cuba beritahu saya di mana-mana perniagaan atau syarikat yang orang bawahan nya lebih untung dari orang atasan. Bila anda cuba menyertai MLM dan menyelami sendiri titik peluh dan air mata untuk mendapatkan bonus yang dikatakan haram itu dan selepas anda masih boleh mengatakan yang MLM itu haram mungkin saya akan akur.

  2. 5 HAL DASAR YANG HARUS MENJADI PERTIMBANGAN
    KETIKA KITA DITAWARI BISNIS MLM

    A.SISTEMNYA
    Harus merupakan MLM murni. Beda antara MLM murni dan tidak murni (pyramid) antara lain :
    MLM Murni
    1.Bentuk jaringan bebas (tergntung potensi)
    2.Menawarkan bisa kaya / bahkan sangat kaya (setelah melalui proses yang riil)
    3.Biaya pendaftaran sangat murah (barang yang diterima setara dengan uang yang dikeluarkan)
    4.Tidak ada bonus rekruitmen (berapapun dapat downline, tidak dapat sepeserpun)
    5.Ada barang dan harganya murah/masuk akal (sebanding dengan fungsinya)
    6.Tidak tutup point (tutup point hanya bagi mereka yang ingin dapat bonus)
    7.Fokus pada pendidikan SDM

    MLM pyramid
    1.Bentuk organisasi jaringan seimbang
    2.Yang ditonjolkan adalah “Menawarkan cepat kaya”
    3.Biaya pendaftaran mahal (barang yang kita terima tidak senilai dengan uang yang kita keluarkan)
    4.Ada bonus rekruitmen (menyebabkan orang hanya fokus untuk merekrut)
    5.Barang tidak ada / kalau ada harnganya sangat mahal (karena untuk dibagi ke uplinenya)
    6.Wajib tutup point (kalau tidak, maka keanggotaan kita bisa hangus)
    7.Fokus pada rekruitmen
    Pilihan seharusnya dijatuhkan pada bentuk MLM murni, karena disitu hanya seperti jualan biasa yang tidak merugikan orang lain.

    B.PRODUKNYA
    Yang perlu diperhatikan adalah :
    1.Apakah ada beberepa jenis barang dalam MLM itu yang kita butuhkan ? Kalau jawabanya tidak ada, maka kita tidak layak masuk MLM itu.
    2.Bagaimana kualitasnya ? Jika ada barang yang kita butuhkan, maka kita perlu mencoba untuk membuktikan kualitasnya (beberapa macam produk), agar nanti ketika kita cerita ke orang lain, itu berupa pengalaman kita, bukan omong kosong.
    3.Berapa harganya ? Harga disini harus terjangkau atau bahkan tergolong murah. Karena percuma, kita butuh dan juga berkualitas, tapi kita tidak mampu membelinya.
    Nah, kalau memang kita butuh, terus berkualitas, dan harga terjangkau…barulah kita layak masuk MLM itu.

    C.PERUSAHAANNYA
    Yang perlu diperhatikan dalam masalah perusahaannya adalah :
    1.Nama, visi dan misi perusahaan
    2.Kapan berdirinya
    3.Siapa pendirinya
    4.Dimana Alamatnya (kantor, gudang, Laboratorium kalo ada, dll)
    5.Progressnya
    6.Pengalamannya (standar pengalaman adalah jika sebuah perusahaan sudah berusia lebih dari 5 tahun)
    Semua perlu kita ketahui, agar kita yakin bahwa MLM ini bisa langgeng. Selain itu juga jika terjadi apa-apa, untuk komplain kita sudah tahu orang-orangnya serta alamat yang jelas.

    D.POTENSINYA
    Lihat apa fokus dari bidang yang digeluti MLM itu. Apakah bisa kita perhitungkan bahwa bidang itu mempunyai potensi yang cukup besar atau bahkan sangat besar, serta bisa berkesinambungan untuk jangka waktu yang sangat lama. Ingat, kita tentu mencari sebuah MLM yang bisa bertahan sangat lama syukur-syukur selamanya.

    E.CARA MENJALANKANNYA
    Tanyakan, apakah ketika kita masuk menjadi anggota baru, kita bisa menjalankannya. Apakah cukup simple ataukah sangat memberatkan kita. Jika simple kita patut masuk, jika sebaliknya janganlah masuk karena akan menganggu pekerjaan kita yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv badge